Dye2′s Blog

jadikan hidup yang singkat ini lebih bermakna

antara madiun makassar

antara madiun makasar

semua kenangan dimulai dimasa kecilku di kota itu

kota madiun yang selalu kubanggakan

hingga langkah kaki membawa aku ke kota makasar

kota yang asing bagiku

di kota ini pula kisah kisahku berjalan bersama waktu

aku selalu ingin pulang ke kota kecilku

tempat aku mengenal rasa

rasa yang kunamakan cinta

ingin kutinggalkan kota asing ini

tempat aku merasakan rasa

rasa lain yang kunamakan duka

Februari 10, 2009 Posted by | My Diary | | Tinggalkan sebuah Komentar

ini tentang Q

ini tentang hidup Q…ketika dunia masa kecil adalah waktu dimana Q selalu ingin ada. Ketika aku tak pernah berharap kedewasaan menghampiriku. dan ketika Q menyadari waktu Q terus berjalan.

ini tentang tubuh Q… mata ku yang tak berhenti menatap masa lalu, jantungku yang tiba-tiba terhenti oleh laju waktu,indera ku yang tak mampu merasa karna luka,darahku yang tercampur duka

ini tentang hatiku… saatsebuah rasa bisa menguatkan sekaligus merapuhkan Q. Rasa yang sering Q sebut sebagai CINTA. Rasa yang Q agung agungkan, juga rasa yang Q jadikan alasan ketika benci hadir

Ini tentang Q… dan kamu. seseorang yang tiba2 datang dalam hidupku dan berlalu tanpa kusadari pula.

ini tentang cinta Q … perasaan yang hingga detik ini masih kusimpan untukmu… hingga waktu Q benar benar terhenti.

Februari 10, 2009 Posted by | My Diary | | Tinggalkan sebuah Komentar

Aku dan Rasa benci itu …

‘Belajarlah untuk memaafkan….sebuah message tertulis di inbox emailku. Pesan yang tepat tertuju untukku saat diriku terjebak dalam rasa benci yang dasyat. Sekalipun aku benar-benar tak mengerti bagaimana cara memaafkan jika kebencian itu terlanjur memvirusi hatiku.

jangan jadikan luka itu membuat mu melemah, tapi jadikan luka itu membuat mu sekuat karang…. Kadang segala yang nampak kuat dan indah, ternyata rapuh didalamnya. Seperti itulah aku bahwa hati ini tak setegar yang mereka kira, sekalipun tlah kucoba menyembunyikan luka itu ditumpukan puing-puing hatiku.

Jangan biarkan benci merubah dirimu di hadapan Nya…. Luka ini pula yang perlahan membuat ku menjauh dan meninggalkan Nya, hingga menyeret langkahku kesunyinya kelam dan membuatku tak mampu lagi memaknai firmanNya. Diriku benar-benar tengelam pada kebencian yang dalam.

tetaplah jadi dirimu yang kukenal dulu, yang penuh cinta dan akan selalu dicintai … pesan terakhir yang tertulis di inbox emailku. Entahlah, aku belum bisa menyembuhkan sakit itu, aku belum mampu menyingkirkan rasa benci itu. Tapi aku akan mencoba…


Februari 10, 2009 Posted by | My Diary | | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.